Rabu, 01 April 2015

PEREDARAN DARAH

Alat alat PEREDARAN DARAH

A. Alat Alat peredaran darah pada manusia
           Alat alat peredaran darah berperan dalam system pengangkutan darah ke seluruh tubuh. Alat peredaran darah pada manusia meliputi jantung dan pembuluh darah.
1)    Jantung
Jantung merupakan alat pemompa darah yang terdiri dari dua pompa yang terpisah yaitu jantung kanan yang memompa darah menuju paru-paru dan jantung kiri yang memompakan darah menuju arteri, vena dan kapiler.
Jantung terletak di pusat rongga dada dan terdiri dari 3 lapisan yaitu endokardium, miokardium dan verikardium. Endokardium merupakan selaput yang membatasi ruangan jantung yang mengandung pembuluh darah, saraf, dan cabang-cabang dari system peredaran darah kejantung miokardium merupakan otot jantung yang tersusun dari berkas-berkas otot perikardium merupakan selaput pembungkus jantung.
Setiap bagian jantung yang terpisah dua ruang pompa yang dapat berdenyut yaitu atrium dan pentrikel fungsi utama atrium adalah tempat masuknya darah dan membantu mengalirkan darah masuk kedalam ventrikel. Fungsi ventrikel adalah menyediakan tenaga utama untuk mendoron darah.
Jantung manusia terdiri dari empat ruangan yaitu atrium kanan, atrium kiri, vertikel kanan dan vertikel kiri.  Diantara atrium kanan dengan vertikel kanan terdapat katub trikuspidalis yang berfungsi mencegah agar darah dalam ventrikel kanan tidak masuk kembali ke atrium kanan. Diantara atrium kiri dengan ventrikel kiri terdapat katub dikuspidalis yang berfungsi untuk mencegah agar darah dalam ventrikel kiri tidak mengalir kembali ke antrium kiri.
Cara kerja jantung, yaitu Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida (darah kotor) dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam atrium kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, ia akan mendorong darah ke dalam ventrikel kanan melalui katup trikuspidalis.
          Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (pembuluh kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen, melepaskan karbondioksida dan selanjutnya dialirkan kembali ke jantung.
       Darah yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner karena darah dialirkan ke paru-paru.
        Darah dalam atrium kiri akan didorong menuju ventrikel kiri melalui katup bikuspidalis/mitral, yang selanjutnya akan memompa darah bersih ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disirkulasikan ke seluruh tubuh, kecuali paru-paru. dan sebagainya.

Detak jantung setiap orang berbeda-beda tergantung pada usia, berat badan, jenis kelamin, kesehatan, dan aktifitas seorang. Pada saat duduk, denyut nadi seseorang 72 permenit. Tetapi pada saat berdiri denyut nadi mencapai 83 permenit. Pada anak-anak, denyut nadi nya lebih cepat dibandingkan orang dewasa. Orang terkejut denyut nadinya menjadi lebih cepat.




2)    Pembuluh Darah
Berdasarkan fungsinya dibedakan menjadi:
1)      Arteri ( pembuluh nadi)
Arteri merupakan pembuluh darah yang mengalirkan darah dari jantung ke jaringan. Berfungsi membawa darah dari jantung dan umumnya banyak mengandung oksigen. Ciri-cirinya, yaitu tebal,elastis,dan memiliki sebuah katub(valvula semilunaris) yang berada tepat di luar jantung,letak biasanya di dalam tubuh. Terdiri dari 3 lapis jaringan, yaitu ikat,otot polos,dan endotelium.
Arteri yang keluar dari ventrikel kiri dan mengalirkan darah kaya oksigen adalah aorta. Arteriol adalah pembuluh nadi yang berfungsi dengan kapiler.  Arteri pulmonalis merupakan pembuluh nadi yang mengalirkan darah yang kaya akan CO2 dari vertikel kanan paru-paru.

2)      Vena (pembuluh balik)
Berfungsi sebagai pembuluh yang membawa darah kembali ke jantung yang umumnya mengandung karbondioksida. Terletaknya di dekat permukaan tubuh. Dindingnya lebih tipis dan tidak elastis,terdiri atas 3 lapis jaringan: ikat,otot polos, endotelium, tekanan lebih lemah dibanding tekanan buluh nadi, terdapat katub yag menjaga agar aliran darah tidak berbalik kembali.
3)      Kapiler
Kapiler merupakan pembuluh darah kecil dengan diameter 5-20 µm. dinding kapiler sangat tipis, tidak memiliki jaringan halus dan jaringan ikat, serta hanya tersusun oleh selapis endotelium, berfungsi untuk pertukaran cairan makanan, hormon, dan bahan lainnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar